Langsung ke konten utama

World Cleanup Day - 27 Agustus 2022 [IND]

World Cleanup Day (WCD) adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di 191 negara di dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Aksi ini merupakan perwujudan peningkatan kepedulian terhadap permasalahan sampah serta menjadi sarana memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi. Gerakan WCD pertama kali berada di bawah naungan Yayasan Let's Do It World (LDIW) pada tahun 2014, yang bertujuan untuk menyatukan komunitas global dan meningkatkan kesadaran serta melakukan perubahan dalam mewujudkan aksi untuk bumi yang bersih dan sehat. Aksi World Cleanup Day di Indonesia telah sukses dilaksanakan dari tahun 2018-2021 dengan total mencapai 22.694.328 relawan, 43.234.680 kg sampah telah dibersihkan, serta melibatkan 7.813 komunitas, 641 perusahaan, dan 353 universitas. Pada tahun 2021, dengan mengusung tema “Bersatu untuk Indonesia Bersih.”

Pada tahun 2022, kegiatan WCD akan mengusung tema “Kami 13 juta Menuju Indonesia Bersih dan Bebas Sampah”. Tema ini diangkat sebagai wujud semangat persatuan menuju Indonesia Bersih melalui jaringan leaders, partners, dan seluruh masyarakat dalam kampanye #kami13juta. Diharapkan sebanyak 13 juta relawan atau lima persen dari populasi masyarakat Indonesia dapat turut serta pada aksi tahun ini dan menjadi salah satu bagian dari sejarah aksi gotong royong pungut sampah terbesar di dunia.

Kegiatan World Cleanup Day tidak hanya dilakukan dalam sehari namun kegiatan WCD tahun ini diselenggarakan selama periode 10-25 September 2022 di lokasi yang berbeda-beda, namun tanggal 17 September tetap merupakan acara puncak kegiatan WCD secara serentak bersama 191 negara di dunia. Kegiatan cleanup nasional di Jakarta dilaksanakan pada tanggal 18 September 2022.
Kegiatan WCD tidak hanya berlangsung di Jakarta saja, namun Kota Batam juga turut serta dalam menjalankan misi WCD ini. Pak Aries Saputra, selaku ketua komunitas WCD Batam mengajak salah satu sekolah di Batam yaitu SMA Maitreyawira Batam. SMA Maitreyawira Batam telah berpartisipasi dalam kegiatan WCD yang dilaksanakan selama 3 kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, kami mengikuti kegiatan WCD pada tanggal 27 Agustus 2022 di Monumen Welcome To Batam. Bu Mariati selaku Kepala Sekolah SMA Maitreyawira Batam memilih Pak Rudian sebagai penanggung jawab atau ketua yang akan memandu para guru dan murid SMA Maitreyawira Batam yang akan berpartisipasi dalam kegiatan WCD.


Alasan mengapa SMA Maitreyawira Batam mengikuti kegiatan WCD karena, “Sekolah SMA Maitreyawira Batam adalah sekolah yang cinta alam dan ramah lingkungan, sehingga dengan adanya kegiatan WCD ini, sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah,” tutur Pak Rudian.

Apa yang mendorong Pak Rudian untuk berpartisipasi dalam kegiatan WCD? Pak Rudian berkata, “Pertama, saya ditunjuk untuk menjadi leader dari tim SMA Maitreyawira untuk event WCD ini. Kedua, saya juga orang yang peduli dengan lingkungan terutama dalam menjaga alam kita supaya tetap sehat, bersih, dan sustainable. Ketiga, saya ingin mengajak anak didik saya juga memahami tentang makna dari menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup di masa depan mereka nanti.”


Nah, sudah penasaran belum nih apa saja sih yang dilakukan dalam kegiatan WCD? Yuk, kita kepoin!


  1. Senam Bersama

Dalam kegiatan WCD kita juga ada senam bersama. Terdapat 2 senam yang dibawakan oleh tim SMA Maitreyawira Batam yaitu Dunia Satu Keluarga dan Pemuda Semesta. Senam Bersama ini dilakukan pada pagi hari sebelum memilah sampah bersama agar lebih bersemangat nih!


  1. Memilah Sampah

Selanjutnya, dilanjutkan dengan kegiatan memilah sampah bersama. Tidak hanya SMA Maitreyawira Batam saja, tetapi para panitia WCD yang ikut berpartisipasi yang beranggotakan 11 orang turut serta dalam memilah sampah bersama ini. Kegiatan memilah sampah berlangsung sekitar 2 jam. Kami berpencar, menelusuri, dan mengumpulkan sampah sebanyak mungkin. Setelah 2 jam berakhir sampah yang dikumpulkan cukup banyak sekitar 50 kg.


   

  1. Foto Bersama Setelah agenda memilah sampah berakhir, dilanjutkan dengan foto bersama.





  Apa saja sih yang mereka dapatkan dari kegiatan WCD ini? Dan Apa yang mereka rasakan setelah mengikuti kegiatan WCD ini?

Pak Rudian berkata, “Terdapat 3 hal yang saya dapatkan dalam kegiatan WCD ini. Pertama, bisa bersosialisasi dengan berbagai organisasi dalam melakukan aksi WCD ini. Kedua, dapat melihat semangat dan kesenangan dari anak-anak SMA Maitreyawira dalam mengikuti kegiatan ini. Terakhir, dapat menemui orang-orang dan masyarakat yang juga peduli terhadap lingkungan.”


“Saya semakin menyadari bahwa lingkungan yang kita tinggali ini adalah milik kita bersama. Oleh karena itu, kita semua harus merasa bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan bersama. Jika ada yang mengotori, maka harus ada yang membersihkan. Tetapi akan lebih baik jika kita semua memiliki kesadaran sendiri untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan,” tutur Kelly.


“Saya bangga karena bisa mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan world cleaning day yang memiliki tujuan mulia yaitu membersihkan lingkungan di kota kita, saya merasa senang bisa berkontribusi setidaknya sedikit ke dalam proses pengerjaannya,” kata Felicia.


“Kegiatan WCD ini dapat menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kebersihan itu, menarik perhatian orang-orang untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, selain itu kegiatan ini juga meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan karena dalam kegiatan ini, kita saling membantu dan mendukung satu sama lain,” ucap Clarita.




  Berakhirnya pertemuan pertama pada kegiatan WCD tahun 2022 mendorong kita untuk sadar serta peduli terhadap lingkungan sekitar. Begitu banyak sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat dan hal ini apabila tidak ditindaklanjuti tentu akan terus berkelanjutan. Kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan harus mulai beraksi menyelamatkan dunia. Salah satu yang menjadi alternatif untuk mengajak khalayak masyarakat berpartisipasi dalam peduli terhadap lingkungan yaitu kegiatan World Cleanup Day. Maka dari itu, Mari kita bersama-sama merawat kebersihan lingkungan dan mulailah dari diri kita sendiri!

Tetap nantikan keseruan kami di pertemuan kedua pada tanggal 4 September 2022!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is us!

   SMA Maitreyawira Batam merupakan salah satu sekolah yang memiliki 3 jurusan. Mungkin yang sering kita temui dan populer di mata orang-orang kalau gak IPA ya IPS. Sebenarnya jurusan pada SMA masih ada 1 jurusan yang jarang diketahui banyak orang yaitu IBB. Di sekolah Maitreyawira, salah satunya pada kelas kami, yaitu XI IBB merupakan jurusan ilmu bahasa dan budaya yang terdiri dari 20 anggota.   Yang di ketuai oleh Whitney Pearl (@whitney_20.08) dan berserta wakilnya Meilisa Angelica Widodo (@meilisaxng).  Tak hanya ada ketua dan wakil, di kelas IBB ini juga ada lho Sekretaris 1 yaitu Stella Marcelina (@stella_gho) dan sekretaris 2 Chelsea Olivia Johan (@cell.sii).  Nah ada juga nih bendahara 1 kita yaitu Melody Paramita (@melodyprmta) dan bendahara 2 Clairyn (@clairynnn).  Beserta pasukan IBB lainnya yaitu; -Angelina Ng (@ll.ina__) -Angelynn Kwok (@angelynn.2006) -Dea Avriani Lim (@dheaavrn_) -Delbert Xander Augustianio (@delbert_xa) -Delicia Veradis Tan...

Camella Markenzie

By Chelsea Olivia Johan Camella Markenzie kisah yang bercerita murid baru yang mengubah segalanya     Nama gue Camella Markenzie, gue tinggal di suatu desa Cinaya. Hari ini gue pergi merantau untuk melanjuti jenjang pendidikan SMA. Di sekolah ternama, yaitu Garuda. Gue diterima disana melalui jalur beasiswa dari sekolah karena kepintaran gue dan juga ekonomi gue bisa di bilang kurang mampu. Gue mulai berkemas barang-barang yang akan gue bawa nanti, setelah selesai dan memastikan bahwa tidak ada barang yang tertinggal, gue pun segera berpamitan dengan keluarga serta warga di Cinaya.   “Hati-hati ya nak, jika sudah sampai jangan lupa kabarin kami dan belajar yang baik ya, nak” kata ibu camella, sambil memeluk erat anaknya. Mungkin pelukan ini, pelukan yang akan sangat gue rindukan. Setelah selesai berpelukan dengan ibu, gue pun pergi dengan perasaan yang campur aduk.   Setelah perjalanan dari desa Cinaya, gue telah sampai ke kota tujuan yaitu Jakarta selatan. Gue langs...

Maitreyawira English Debating Championship (MEDC) 2023

What appears in mind when someone mentions the name MEDC? For most, the Maitreyawira English Debating Championship dominates minds, reminding them of the thrilling memories of ever contributing to it. MEDC is an English debating tournament established in 2017 by the debating club of Maitreyawira Batam High School, namely MAULERS (Maitreyawira Ultimate Debaters). In 2023, MEDC was held for three (3) days, from February 10th to February 12th, 2023. This article will include information regarding 2023 MEDC—the reasoning, the procedure, and what the committee and participants have to say. Debate is an activity where several individuals channel their opinions through different perceptions. Within a debate, the topic that is brought up to be discussed varies from Politics, Economics, Law, Education, International Relationships, Environment, and many others. These topics are also called motions. In a debate, teams are divided into a proposition team, a team supporting the motion, and an oppos...