Ditulis oleh XI IBB SMA Maitreyawira
#MengenalBudayaBersamaXIIBB
Hari ini, tanggal 9 Mei 2023 menjadi hari yang cukup spesial bagi kami kelas XI IBB Maitreyawira Batam. Sebab, hari ini menjadi pengalaman pertama kali dalam kegiatan study tour setelah kurang lebih mau setahun kami melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Kami beranggotakan 19 peserta didik dengan pendamping 2 (dua) guru yang akan membimbing pelaksanaan kegiatan. Setelah melakukan banyak perencanaan dan pembagian tugas di kelas, hari ini pun tiba kami berkunjung ke destinasi wisata sejarah dan budaya yakni Masjid Muhammad Cheng Ho dan Miniatur Rumah Adat di Batam lebih tepatmya di Kecamatan Bengkong.
Sembari berkunjung ria dan menambah wawasan, kami juga melakukan suatu hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya; seperti merekam teman-teman yang sedang melakukan pemaparan materi, mewawancarai orang asing secara langsung, dan masih banyak lagi. Hasil data yang kami kumpulkan akan kami jadikan sebagai bahan untuk kampanye digital dengan mengambil tema "Cultura: Mengenal Kebudayaan Bersamaa XI IBB". Teman-teman silahkan ikuti keseruan kampanye kami melalui platform instagram dengan nama akun @docs.ibb ya!
Berbicara tentang Cultura apa yang terlintas di benak teman-teman? Apa sebelumnya teman-teman sudah tahu istilah dari Cultura? Kami mengambil istilah Cultura untuk kampanye kali ini. Istilah Cultura sendiri diambil dari bahasa Latin yang berarti kultur. Menurut Elizabeth Taylor dan L.H. Morgan (Ainul Yaqin, 2005: 27), kultur berarti sebuah budaya yang universal bagi manusia dalam berbagai macam tingkatan yang dianut oleh seluruh anggota masyarakat.
Maka dengan adanya kampanye ini, diharapkan oleh kami untuk menyebarkan wawasan akan kebudayaan dan mengajak khalayak publik untuk menjaga, menghargai, dan berupaya untuk melestarikan kultur-kultur dalam masyarakat. Selan itu, tujuan dari kampanye ini juga memberikan pengaruh cukup besar bagi masyarakat Indonesia terutama para pelajar agar mengenal budaya lokal kita sendiri dan bagaimana kearifan lokal yang telah dimiliki bangsa kita mampu dipertahankan untuk generasi selanjutnya. Kita sadar akan kekayaan budaya kita, namun pernahkah berpikir? Apabila kita tidak belajar nilai budaya kita sendiri lalu siapa yang akan mewarisinya?
Selayang Pandang tentang Study Tour XI IBB
Pada pagi hari 9 Mei 2023, kami XI IBB sudah sangat antusias untuk melakukan kunjungan. Sebelum berangkat pada pukul 08.00 WIB, beberapa dari tim yang telah kami bentuk sebelumnya melakukan pengambilan video di sekolah sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati.
Dengan menggunakan bus, dengan waktu perjalanan kurang lebih 15 menit, kami tiba di lokasi pertama yakni Masjid Muhammad Cheng Hoo. Tahukah kamu tentang Masjid Muhammad Cheng Hoo? Sudah banyak sekali literasi yang membahas dan menuliskan tentang masjid yang penuh sejarah ini. Baiklah, mari simak juga penjelasan kami tentang masjid yang memiliki bangunan sangat unik ini.
Masjid Muhammad Cheng Ho merupakan bangunan tempat ibadah umat Islam di Indonesia. Batam menjadi salah satu tempat yang memiliki bangunan masjid yang penuh akan makna sejarah dan nilai budaya yang tinggi, yakni Masjid Muhammad Cheng Ho. tempat ibadah dan sekaligus dijadikan tempat wisata religi ini merupakan suatu bukti akan eksistensi sifat toleransi pada kebudayaan di Indonesia. Bangunan masjid yang dibangun dengan esensi budaya Tionghoa; dengan warnanya yang merah dan atapnya yang menyerupai sebuah kelenteng adalah hasil akulturasi budaya yang berpadu sangat indah. Adapun, pada titik tertinggi atap masjid tersebut dihiasi dengan atribut agama Islam yakni adanya simbol bulan dan bintang, juga tulisan-tulisan Arab yang mencerminkan kepercayaan mereka.
Feedback Study Tour XI IBB
Dengan telah dilaksanakannya suatu kegiatan, ada pula kesan dan pesan, serta pelajaran yang didapatkan oleh kami peserta didik XI IBB, beserta guru yang mendampingi kegiatan kunjungan kami. Mari kita simak kesan dan pesannya!
“Menyenangkan,” ujar Bu Toyibah, selaku wali kelas XI IBB dan guru pendamping yang mengampu mata pelajaran Antropologi.
“Sangat panas dan melelahkan. Tetapi, saya mendapatkan banyak pengetahuan dan ilmu baru. Salah satunya yaitu di Masjid Muhammad Cheng Hoo. Saya telah tahu bahwa ternyata ada juga akulturasi antara budaya agama Islam sama budaya Tionghoa. Di samping itu, kami juga mengunjungi Miniatur Rumah Adat, yang dimana di sana terdapat banyak beraneka ragam rumah adat.” ujar Whitney, selaku ketua kelas XI IBB.
"Kesannya seru, soalnya akhirnya anak-anak IBB pergi bareng dan komplit, tapi cukup melelahkan juga. Pesannya, ayo adain IBB jalan-jalan sekelas lagi," ujar Meilisa, selaku wakil ketua kelas XI IBB.
“Teman-teman semua terima kasih telah berkontribusi aktif maupun setengah dalam kampanye ini, harapan aku kedepannya kita bisa sama-sama terus berkontribusi aktif hingga akhir project kita. Study tour kampanye ini sangat berkesan baik, karena dari hal ini kita bisa merasakan kebersamaan dalam pengerjaan kampanye maupun dalam perjalanan study tour,” ujar Stella, selaku sekretaris satu XI IBB
“Baru kali ini saya merasa study tour itu sangat menyenangkan karena bisa membawa kamera dan juga handphone untuk mengabadikan kenangan. Selain itu ada hal baru juga yang saya rasakan bersama teman-teman kelas saya, kami sangat antusias dan pastinya saya ikut bahagia walaupun sedang sakit,” ujar Tevanni, selaku sekretaris dua XI IBB
“Dalam study tour kemarin, yang saya rasakan ternyata akulturasi benar-benar diterapkan dan bukan menjadi penghalang bagi setiap agama dan budaya. Selain itu, kebersamaan dan kekompakan kelas juga menjadi salah satu faktor lancarnya proses kampanye Cultura. Semoga kedepannya semakin banyak study tour seperti ini, terima kasih!" ujar Melody, selaku bendahara satu XI IBB
“Panas dan melelahkan! Dapat banyak pengetahuan, terutama kebudayaan antara agama Islam dan kebudayaan Tionghoa, selain itu juga jadi ingat beberapa nama rumah adat,” ujar Clairyn, selaku bendahara dua XI IBB
“Kesan pesan selama study tour itu seru dan menyenangkan karena jarang punya kesempatan seperti ini, walaupun tidak belajar hampir sehari di sekolah bukan berarti kita tidak ada tugas yang harus kita laksanakan saat lagi study tour. Masing-masing orang di kelas mendapatkan tugas seperti dokumentasi, wawancara, dan sebagainya. Saat sampai di lokasi study tour itu bisa mengamati apa yang berada di sekitar sana, karena saya mendapati bagian dokumentasi. Saya sempat mendokumentasi seperti foto dan video di lokasi study tournya,” ujar Angelina
“Selama study tour saya merasa senang karena bisa merasakan suatu hal yang baru, seperti mewawancarai orang asing tanpa persiapan. Selain itu saya juga mendapatkan ilmu pengetahuan tentang Masjid Muhammad Cheng Hoo dan rumah adat dan masih banyak lagi yang saya pelajari di study tour ini,” ujar Chelsea.
“Minimal pergi ke Piayu makan seafood,” ujar Delbert.
“Kesan yg saya dapat saat study tour senang karena berkumpul bersama teman-teman dan saya juga mendapatkan banyak pengalaman karena belum pernah berkunjung kesana sebelumnya. Pesan saya semoga kedepannya bisa study tour lagi karena pembelajaran di luar sekolah sangat seru,” ujar Delicia.
“Kesan pesan saya selama study tour adalah seru dan menyenangkan karena jarang banget punya kesempatan seperti ini. Saat sampai di lokasi study tour itu, saya bisa mengetahui apa saja yang berada di sekitar sana seru deh pokoknya, Karena saya juga pertama kali kesana, apalagi Masjid Muhammad Cheng Hoo, tempatnya bagus. Pas di rumah adat, saya melihat banyak sekali orang-orang yang berkunjung kesana untuk foto-foto,” ujar Desty.
“Cuaca saat study tour sangat panas namun menyenangkan, walaupun destinasinya dikurangi, ke 2 tempat saja, ternyata cukup melelahkan juga. Pesan saya adalah semoga destinasi study tour selanjutnya lebih bagus & kegiatannya lebih menyenangkan,” ujar Dhea.
“Dalam perjalanan study tour ini, saya belajar ada saatnya dimana bertugas dan bersenang-senang dapat disatukan dalam sebuah kegiatan. Saya melihat jelas pula teman-teman mana yang bertanggung jawab atas tugasnya masing-masing, dan mana pula yang melepas tanggung jawabnya begitu saja.
Disamping semua hal tersebut, adanya rasa berterima kasih dan bersyukur atas pihak sekolah yang menerima ajuan kami untuk mengadakan study tour ini. Walau singkat, saya tahu perjalanan itu pula telah meninggalkan suatu kenangan yang mendalam bagi semua personil XI IBB,” ujar Fyonna.
“Study tour kampanye ini lumayan seru, tetapi juga cukup melelahkan dan agak membosankan,” ujar Jeny.
“Kesan pesan saya selama study tour adalah lain kali kalau mau study tour, pergi ke tempat yang lebih seru dong seperti Singapura atau Malaysia, kalau tak pergi ke Bintan juga boleh kok,” ujar Kendy.
“Study tournya sangat menyenangkan, mungkin tak akan pernah bisa saya lupakan. Kebersamaan yang terasa pada saat berada di perjalanan. Pesan saya untuk selalu tetap mendampingi siswa pergi hingga pulang dan tak lupa saya berterima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah mendampingi,” ujar Merdya
“Kesan pesan saya journey ke Masjid Muhammad Cheng Hoo dan Miniatur Rumah Adat Mini lumayan seru banget apalagi perginya bareng teman-teman tetapi cuaca hari itu panas dan buat selanjutnya pasti bakalan lebih seru kalo jalan sambil nugas lagi, hehe,” ujar Putri.
“Kesan saya selama study tour ini sangat menyenangkan karena kami bisa mengunjungi tempat tempat hebat bersama sambil mempelajari nya,” ujar Sovy
"Harusnya sekolah kasih effort dikit, minimal Singapura, Malaysia atau gak Thailand. Masa iya cuma pergi ke tempat rumput doang, miniatur doang, minimal rumah asli,” ujar Vircellius.
Itulah kesan dan pesan dari murid-murid XI IBB dan guru pendamping selama study tour pada tanggal 9 Mei 2023. Bukan itu saja, ini akan menjadi salah satu kenangan kebersamaan murid-murid XI IBB yang mereka lakukan saat SMA.
Salam hangat,
XI IBB SMA Maitreyawira Batam
Tahun Pelajaran 2022/2023.
.png)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)





.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar